Baby Care Review: Lucas Papaw Ointment

Luka gores atau lecet pada bayi memang bikin hati para ibu ketar-ketir. Sampai saya pernah bungkus kedua tangan Qai dengan sarung tangannya waktu bayi agar saat Qai garuk-garuk, keningnya dan kepalanya tidak kena gores kuku lagi padahal umur Qai sudah 5 bulan (jadi kayak pakai sarung tinju 😅). Lantas obat atau salep apa ya yang bagus buat mengobati bekas luka atau lecet bayi? Berdasarkan pengalaman saya, Lucas Papaw Ointment ampuh untuk menutup luka baby Qai. Thus, saya akan review tentang ointment dari Oz ini.

Awal mula saya beli Lucas Papaw ini tujuannya adalah untuk jadi lip balm. Lah kok? Iya, dulu awal tahun 2016 belinya di instagram @Joancorner, salah satu make-up seller yang menjual authentic high end make-up. Setelah baca-baca dan lihat youtube tentang review Lucas Papaw, saya beli yang ukuran 25 gram. Waktu itu harganya berapa ya, kalau gak salah sekitar Rp 110.000,00. Kalau sekarang di Joancorner harganya Rp 130.000,00.

Memang dipakai di bibir rasanya kayak habis makan gorengan. Ointment ini teksturnya seperti petroleum jelly-nya Vaseline hanya saja warnanya lebih yellowish. Baunya sih gak wangi tapi juga gak bau yang gimana banget gitu. Netral aja seperti petroleum jelly pada umumnya.

Setelah saya pakai beberapa kali, bibir saya memang lebih halus dan gak kering tapi besoknya berasa kering lagi. Mungkin gak cocok kalau saya pakai di bibir saya. Akhirnya ointment ini jarang banget saya pakai dan saya simpan sampai sekarang karena expired-nya bulan Oktober 2017.

Sampai suatu ketika, luka garuk Qai di kening udah menyebar rata. Kuku Qai memang tajem banget padahal saya sudah potongin kuku dia dua hari sekali dan motongnya sudah mepet. Tapi tiap kali dia garuk-garuk, kukunya ninggalin luka gores. Qai juga punya bekas luka lecet biang keringat di lipatan leher kanan dan kiri. Bentuknya bintil-bintil kecil kayak kalo kena herpes gitu, padahal ini karena biang keringat. Melihat Lucas Papaw nganggur di tas make-up, saya cobain ke luka Qai siapa tahu sembuh.

Akhirnya saya oleskan tipis-tipis di kening dan lipatan leher Qai tiap sehabis mandi dan sebelum tidur. Alhasil, kening Qai udah kayak kilang minyak keling sampai dikirain neneknya keringetan kok banyak banget, hahaha. Keesokan harinya, luka gores di kening Qai udah berkurang. Malah bisa dibilang sudah hilang loh. Leher Qai juga sudah mulai halus dan bekas bintil-bintilnya mulai hilang. Padahal lehernya Qai sudah dikasih Caladine lotion tapi bekas biang keringetnya gak mau hilang. Alhamdulillah, luka gores di kening dan bekas lecet biang keringat Qai bisa sembuh dalam dua hari dengan pemakaian rutin.

Usut punya usut, Lucas Papaw ini dibuat dari fermentasi buah pepaya. Kalau saya baca di tube-nya ditulis carica papaya fresh fermented fruit.What? Carica kan yang dibikin manisan jadi oleh-oleh khas dari Dieng, Wonosobo itu bukan? Kebetulan saya pernah liburan ke Dieng dan mama saya beli banyak manisan carica. Ternyata bisa dibuat obat ampuh kayak gini ya.


Lucas Papaw ini self-proclaimed dapat menyembuhkan dan membersihkan luka. Mengandung antibakteri dan antimikroba dan dapat digunakan untuk luka bakar dan melepuh, kulit terbakar matahari, luka gores, luka terbuka, ruam popok, lecet, gigitan serangga, luka terkena pecahan kaca dan luka terkena duri. Banyak juga yang bilang kalau Lucas Papaw dapat meredakan gejala dermatitis dan eczema. Selengkapnya bisa visit ke websiteLucas Papaw.

Nah, semoga bermanfaat ya moms reviewannya. Dan sekarang saya tahu remedy apa yang saya pakai kalau Qai punya luka gores dan lecet kena biang keringat lagi. Lucas Papaw Ointment jawabannya! Hihi.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s